Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

TAHLILAN KEMATIAN : Tak Ada Di Kauman

Gambar
  Antara Prinsip dan Kerukunan: Pelajaran dari Kauman tentang Kematian, Tradisi, dan Kedewasaan Beragama Di tengah maraknya perdebatan mengenai tahlilan, kendurian kematian, haul, dan peringatan hari ke-7, 40, 100 hingga mendhak, terdapat pelajaran berharga dari kehidupan masyarakat Kauman yang mungkin jarang diangkat. Pelajaran itu bukan tentang siapa yang paling benar, melainkan tentang bagaimana prinsip keagamaan dapat berjalan berdampingan dengan kerukunan sosial. Sejak puluhan tahun lalu, bahkan menurut penuturan para sesepuh sejak pra kemerdekaan, masyarakat Kauman telah terbiasa tidak melaksanakan kendurian kematian maupun peringatan hari-hari tertentu setelah wafatnya seseorang. Ketika ada keluargyang hendak mengadakan kendurian, para orang tua biasanya hanya berpesan: "Tidak usah. Doa bisa dilakukan kapan saja." ✕ Bukan karena membenci tradisi tersebut, bukan pula karena ingin memutus hubungan dengan masyarakat sekitar. Ya...

KAJIAN AHAD PAGI : ISTIQMAH DI JALAN ALLAH

Gambar
 Masjid At-Taqwa Ajibarang Ustadz Irfan Al-Farizi Istiqamah di Tengah Wabah Cinta Dunia Disusun Oleh : edinarco Klik DISINI :   Penjelasan Selengkapnya Pendahuluan Istiqamah merupakan salah satu anugerah terbesar yang Allah berikan kepada seorang hamba. Banyak orang mampu melakukan kebaikan sesaat, tetapi tidak semua mampu mempertahankannya secara konsisten hingga akhir hayat. Karena itu, para ulama mengatakan bahwa kemuliaan bukan terletak pada banyaknya amal, melainkan pada keteguhan menjaga amal tersebut di atas jalan yang benar. Di zaman ketika manusia berlomba-lomba mengejar dunia, kedudukan, pujian, dan popularitas, istiqamah menjadi semakin berharga. Orang yang istiqamah tetap teguh memegang kebenaran meskipun menghadapi godaan, ujian, dan tekanan lingkungan. Allah SWT berfirman: فَاسْتَقِيْمُوْٓا اِلَيْهِ وَاسْتَغْفِرُوْهُۗ وَوَيْلٌ لِّلْمُشْرِكِيْنَ "Maka tetaplah kamu pada jalan yang lurus menuju kepada-Nya dan mohonlah ampun kepada-Nya. Dan celakal...

IQ : Tidak Ditentukan Genetik Semata

Gambar
Kecerdasan Anak Tidak Ditentukan Genetik Semata Sering kali kita mendengar seloroh di masyarakat bahwa anak cerdas lahir dari orang tua yang jenius. Namun, dr. Ria Yoanita, Sp.A menepis anggapan tersebut. Menurutnya, faktor genetik hanya menyumbang sekitar 20 persen terhadap kemampuan kognitif anak. Sisanya sekitar 80 persen dipengaruhi oleh lingkungan, pola asuh, stimulasi, dan nutrisi yang diberikan sejak dini. Karena itu, menghibur diri dengan kalimat “wajar anak kurang pintar karena orang tuanya biasa saja” sejatinya adalah kekeliruan besar. Kecerdasan bukan takdir yang sepenuhnya kaku, melainkan potensi yang dapat dibentuk dan dimaksimalkan melalui pengasuhan yang tepat selama masa tumbuh kembang. Mengapa Pencernaan Berkaitan dengan Kecerdasan? Pembahasan kecerdasan ternyata tidak bisa dilepaskan dari kesehatan saluran cerna. Secara ilmiah, sekitar 70–90 persen sistem imun tubuh berada di usus. Hubungan antara usus dan otak ini dikenal sebagai gut-brain ax...

KAJIAN JUM'AT PAGI : ILMU.- JIHAD - KASAB

Gambar
 Masjid Al-Ikhlas Pasar Ajibarang KYAI SUCHEMI AL'ABYAR ILMU, JIHAD FI SABILILLAH, DAN KASAB DALAM PERSPEKTIF ISLAM Disusun : edinarco Klik DISINI : Penjelasan Selengkapnya.... PENDAHULUAN Islam adalah agama yang sempurna yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, baik hubungan kepada Allah SWT maupun hubungan sesama manusia. Dalam Islam, ilmu memiliki kedudukan sangat tinggi karena menjadi dasar ibadah dan amal. Selain itu, Islam juga mengajarkan jihad fi sabilillah dalam arti luas serta kewajiban bekerja dan mencari nafkah halal (kasab). Pembahas pentingnya ilmu, manfaat majlis ilmu, makna jihad fi sabilillah dalam kehidupan sehari-hari, serta konsep kasab berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits. PENTINGNYA ILMU DALAM ISLAM A. Ibadah Harus Dengan Ilmu Allah SWT berfirman: QS. Muhammad: 19 فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ Artinya: “Maka ketahuilah bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohonlah ampun atas dosamu.” Ayat ...

KURBAN APBN : Tarjih dan Siyasah

Gambar
Kurban APBN dalam Perspektif Fikih: Perbedaan Pendekatan Tarjih dan Fikih Siyasah Polemik penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pengadaan hewan kurban Presiden memunculkan diskusi menarik dalam khazanah hukum Islam kontemporer. Perdebatan bukan sekadar pada sah atau tidaknya kurban, tetapi menyentuh metodologi istinbath hukum, batas kewenangan negara dalam ibadah, serta relasi antara syiar agama dan keuangan publik. " Klik DISINI : Penjelasan Selengkapnya.... " Secara umum, pendapat yang membolehkan bertumpu pada pendekatan fiqih siyasah dan konsep maslahah . Dalam pandangan ini, APBN diposisikan sebagai bentuk modern dari baitul maal , sehingga negara memiliki kewenangan menggunakan dana publik untuk kemaslahatan umat, termasuk distribusi hewan kurban, penguatan syiar Iduladha, dan bantuan pangan masyarakat. Kaidah yang sering dijadikan dasar ialah: Tasarruful imam ‘alar ra’iyyah manuthun bil mashlahah “Kebijakan pemimpin t...

PESANTREN : Antara Otoritas, Persepsi dan Moderasi

Gambar
Pesantren dan Politik Sosial Keagamaan di Indonesia: Antara Otoritas, Persepsi, dan Moderasi Abstrak Tulisan ini membahas dinamika hubungan organisasi keagamaan Islam di Indonesia, khususnya kelompok modernis dan tradisional , dalam konteks sosial, budaya, pendidikan, serta relasinya dengan kekuasaan. Kajian ini juga memuat refleksi pengalaman hidup lintas organisasi dan lintas lingkungan agama yang menunjukkan bahwa realitas sosial umat jauh lebih kompleks dibanding narasi konflik di media sosial. Selain itu, tulisan ini mengulas kultur pesantren, otoritas kiai, perubahan akibat keterbukaan media digital, serta tantangan moderasi dan integrasi sosial di tengah masyarakat plural Indonesia. Kata Kunci: kelompok modernis, kelompok tradisional, pesantren, moderasi Islam, kultur organisasi, media sosial. " Klik DISINI : Penjelasan Selengkapnya.... " Pendahuluan Indonesia memiliki sejarah panjang hubungan antara agama, organisasi sosial keagamaan, dan kekuasaan ...

QURBAN : Makna Terlupakan

Gambar
  Menyembelih Ego: Makna Kurban yang Sering Terlupakan Hari raya kurban bukan sekadar tentang siapa yang mampu membeli kambing paling besar atau sapi paling mahal. Kurban sejatinya adalah pelajaran tentang keikhlasan, pengorbanan, dan penghancuran ego di hadapan Allah. Banyak orang mampu menyembelih hewan, tetapi gagal menyembelih kesombongan dalam dirinya. Kisah seorang pria yang merasa paling berilmu dan paling benar dalam beragama adalah cermin yang sangat dekat dengan kehidupan hari ini. Ia sibuk menilai ibadah orang lain, gemar mengoreksi, mudah menyalahkan, dan diam-diam menikmati perasaan lebih suci dibanding sesamanya. Namun ketika Allah mengujinya dengan kemiskinan hingga tak mampu berkurban, runtuhlah semua kebanggaan yang selama ini ia bangun. Di titik itulah ia mulai memahami bahwa ibadah bukan panggung kesalehan untuk meninggikan diri. Sebab Allah tidak membutuhkan daging dan darah kurban manusia. Yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan dan kebersihan hati. Klik. Ba...

TALANGAN HAJI RESMI : Hanya 625 Ribu / Bulan

Gambar
HANYA Rp. 1.000.000,- Langsung DAPATKAN PORSI HAJI RESMI KEMENAG TALANGAN HAJI  Wujudkan Niat Suci ke Baitullah “Allah tidak memanggil hanya orang yang kaya, tetapi Allah memampukan orang yang terpanggil.” Allah SWT berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan (wasilah) untuk mendekat kepada-Nya.” (QS. Al-Ma’idah: 35) Ibadah haji bukan semata tentang banyaknya harta. Haji adalah panggilan Allah bagi hamba-Nya yang berikhtiar, bertakwa, dan menyiapkan jalan menuju Baitullah. Banyak yang berangkat haji bukan karena merasa sudah mampu, tetapi karena Allah membukakan jalan dan memampukan langkahnya. Mulailah dari niat, ikhtiar, dan pendaftaran sejak sekarang. Jangan menunggu kaya untuk mendaftar. Bisa jadi dengan mendaftar hari ini, Allah bukakan kemudahan rezeki, kesehatan, dan kesempatan berangkat. Talangan Haji hadir membantu ikhtiar Anda untuk mendapatkan pors...

KAJIAN AHAD PAGI Refleksi Labbaik Spiritual Haji

Gambar
Masjid At-Taqwa Ajibarang Ustadz Dr. Habib Ghozali, M.Sy . "Labbaik" dan Makna Mampu: Spiritualitas Haji sebagai Transformasi Total Manusia Ibadah haji selama ini sering dipahami sebatas perjalanan ritual menuju Tanah Suci. Ukuran “mampu” dalam perspektif fikih populer pun kerap direduksi pada aspek material: adanya biaya, kesehatan fisik, transportasi, dan keamanan perjalanan. Padahal, jika ditelaah lebih dalam, haji bukan sekadar perpindahan geografis menuju Makkah, melainkan perpindahan eksistensial manusia dari pusat ego menuju pusat ketundukan total kepada Allah SWT. Dalam konteks ini, kalimat talbiyah: Labbaik Allahumma Labbaik, Labbaika laa syariika laka Labbaik, innal hamda wan ni‘mata laka wal mulk, laa syariika lak. bukan hanya lantunan ritual, tetapi deklarasi tauhid yang paling radikal dalam kehidupan seorang muslim. “Labbaik” adalah jawaban atas panggilan Ilahi yang diwariskan sejak Nabi Ibrahim AS. Ia bukan sekadar ucapan lisan, melainkan kesiapan eksist...

KIBLAT : Saat Mengukur Arah Kiblat Tgl 26 Mei.

Gambar
  Rashdul Kiblat:  Momentum Meluruskan Arah Kiblat Secara Ilmiah dan Syar’i Pendahuluan Menghadap kiblat merupakan salah satu syarat sah shalat. Karena itu, ketepatan arah kiblat menjadi perhatian penting dalam ibadah umat Islam. Allah SWT berfirman: “Maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram.” (QS. Al-Baqarah: 144) menjadi pusat arah ibadah kaum muslimin di seluruh dunia. Oleh sebab itu, pengukuran arah kiblat sangat penting dilakukan, baik untuk masjid, mushala, kampus atau sekolah, kantor, maupun rumah tinggal agar pelaksanaan ibadah benar-benar menghadap ke arah yang tepat. Dalam praktiknya, masih ditemukan arah kiblat beberapa tempat ibadah yang kurang akurat karena hanya mengandalkan perkiraan, posisi jalan, atau arah bangunan sekitar. Padahal saat ini ilmu astronomi dan ilmu falak telah menyediakan metode yang mudah, murah, dan sangat presisi untuk menentukan arah kiblat. Menariknya, Allah SWT juga memperlihatkan tanda-tanda alam yang dapat membantu manu...

KAJIAN JUM'AT PAGI :Orang-Orang Beruntung

Gambar
Masjid Al-Ikhlas Pasar Ajibarang Drs. H. Ahmad Kifni  ORANG-ORANG YANG BERUNTUNG DALAM AL-QUR’AN Pendahuluan Segala puji bagi Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā yang telah memberikan petunjuk kepada manusia melalui Al-Qur’an. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallāhu ‘alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya yang istiqamah mengikuti sunnah beliau hingga akhir zaman. Setiap manusia menginginkan keberuntungan, kebahagiaan, dan keselamatan hidup di dunia maupun di akhirat. Namun Al-Qur’an menjelaskan bahwa keberuntungan sejati bukan hanya tentang harta, jabatan, atau kedudukan, melainkan keberuntungan yang diraih dengan iman, amal saleh, ketaatan, kesabaran, dan kedekatan kepada Allah. Allah menyebut orang-orang yang beruntung dengan istilah “Al-Mufliḥūn” (المفلحون), yaitu orang-orang yang memperoleh kemenangan dan keselamatan. Dalam kajian ini akan dijelaskan beberapa golongan orang yang beruntung sebagaimana disebutkan dalam ayat-ayat Al-Q...