Hijaunya Rumput di Halaman Masjid
Tajuk Hijaunya Rumput di Halaman Masjid Ada gagasan besar tentang pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Angkanya fantastis. Potensinya disebut mencapai triliunan. Jika ditata secara nasional terintegrasi, terdata, tersentralisasi katanya akan lebih optimal dan merata. Terdengar indah. Rumput Halaman Masjid tampak menghijau, rapi, lagi asri dari kejauhan, Namun izinkan kami bercerita dari ruang sempit bernama grumbul bagian kecil dari kampung yang bahkan tak cukup disebut blok. Di sana, zakat bukan angka statistik. Ia adalah wajah tetangga. Ia adalah janda yang dikenal namanya. Ia adalah anak yatim yang setiap hari melintas di depan rumah. Di sana, bendahara bukan pejabat struktural. Ia dipercaya bukan karena gelar, tetapi karena rekam jejaknya. Mungkin ia bukan profesor ekonomi syariah. Tetapi ia tahu siapa yang benar-benar lapar dan siapa yang sekadar pandai mengeluh. Ia tahu rumah mana yang lampunya redup bukan karena hemat, melainkan karena tak mampu membeli...